Dunia musik dangdut di Indonesia kembali diramaikan oleh sebuah karya yang sedang naik daun. Lagu berjudul “Lali Janjine”, yang dibawakan oleh penyanyi Yeni Inka, saat ini berhasil menarik perhatian publik dan sedang tren di YouTube. Lagu tersebut dilaporkan menduduki peringkat ke-17 dalam kategori musik di platform video populer itu.
Lagu “Lali Janjine” sendiri sejatinya merupakan sebuah karya berbahasa Jawa yang diciptakan oleh S. Harsono. Jika ditelisik, liriknya mengisahkan kekecewaan mendalam seseorang. Cerita berpusat pada sebuah janji kencan di hari Minggu untuk pergi ke Tawang Mangu, namun sang kekasih tak kunjung datang meski telah ditunggu hingga matahari terbenam. Upaya untuk menghubungi, seperti melalui SMS dan telepon, juga sia-sia; SMS tidak dibalas, sementara panggilan telepon justru sengaja dimatikan. Situasi ini tentu saja menimbulkan rasa kesal (“mangkel”) dan menumbuhkan kecurigaan bahwa sang pasangan mungkin sedang berselingkuh atau berkencan dengan wanita lain.
Perayaan Warisan The Beatles di Rock Hall
Sementara itu, dari panggung musik internasional, Rock & Roll Hall of Fame (Rock Hall) mengumumkan rencana perayaan khusus untuk menghormati warisan The Beatles. Institusi bergengsi ini akan menyelenggarakan pemutaran khusus untuk episode pertama dan episode kesembilan yang baru dirilis dari seri dokumenter “The Beatles Anthology”. Serial yang mengupas tuntas kehidupan dan musik dari salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah ini juga akan tersedia di layanan streaming Disney+ mulai hari Jumat, 26 November.
Proyek dokumenter ini mendapat sentuhan modern berkat restorasi yang dilakukan oleh studio pascaproduksi milik Peter Jackson, Park Road Post, dan dinarasikan oleh anggota The Beatles sendiri. Episode kesembilan yang akan datang kabarnya sangat dinantikan, karena akan menampilkan cuplikan langka yang belum pernah dirilis sebelumnya. Cuplikan tersebut merekam momen saat George Harrison, Paul McCartney, dan Ringo Starr bekerja bersama mengerjakan seri “Anthology” dan album kompilasi orisinalnya di era 1990-an.
Hari Penggemar dan Bedah Gaya The Beatles
Perayaan di Rock Hall tidak berhenti pada pemutaran film. Untuk menjaga semangat Beatlemania tetap hidup, Rock Hall juga akan menjadi tuan rumah acara tahunan “Beatles Fan Day” pada hari Sabtu, 27 Desember, yang berlangsung dari siang hari hingga pukul 3 sore. Acara ini akan berfokus pada pengaruh band tersebut di luar musik, khususnya dalam hal penampilan dan mode.
Acara ini akan menghadirkan dua penulis sebagai pembicara utama. Pertama adalah Gary Astridge, penulis buku “Beats and Threads”, yang akan membahas secara mendalam tentang drum kit dan selera mode Ringo Starr. Pembicara kedua adalah Diedre Kelly, penulis “Fashioning The Beatles”, yang akan mengulas bagaimana gaya personal Fab Four secara kolektif mengguncang budaya pop dan memengaruhi dunia mode global. Penggemar dapat mengikuti sesi temu sapa dan penandatanganan buku dari pukul 12 siang hingga 1 siang. Sesi ini akan dilanjutkan dengan presentasi dari kedua penulis di Foster Theatre selama satu jam, dimulai pukul 1 siang, dan diakhiri dengan lebih banyak waktu untuk penandatanganan buku hingga acara ditutup pukul 3 sore.